Chris Smalling tengah menjajaki peluang melanjutkan kariernya di Portugal. Bek berusia 36 tahun itu dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Porto, pemimpin klasemen Liga Portugal, meski kesepakatan belum benar-benar tuntas.
Kabar Chris Smalling ke Porto ini menarik perhatian karena statusnya sebagai pemain tanpa klub sejak musim panas lalu. Mantan bek Manchester United dan tim nasional Inggris tersebut sebelumnya sempat dikaitkan dengan Rangers, tetapi kepindahan itu tak pernah terwujud. Kini Porto menjadi kandidat terkuat untuk menjadi pelabuhan berikutnya.

Chris Smalling ke Porto: Negosiasi Masuk Tahap Lanjut
Menurut informasi yang beredar, pembicaraan antara Smalling dan Porto sudah berjalan cukup jauh. Meski demikian, belum ada kesepakatan resmi yang diteken oleh kedua belah pihak. Situasi ini membuat masa depan sang pemain masih terbuka, walau arahnya kian jelas menuju Estadio do Dragao.
Smalling saat ini berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Al-Fayha, klub Saudi Pro League, pada musim panas. Statusnya yang tanpa ikatan kontrak membuat Porto tak perlu mengeluarkan biaya transfer, sebuah keuntungan tersendiri bagi klub yang ingin memperkuat lini belakang tanpa menguras anggaran.
Sebelumnya, nama Smalling sempat dikaitkan dengan Rangers. Namun, peluang bergabung dengan klub Skotlandia itu tidak membuahkan hasil, sehingga ia harus mencari opsi lain untuk tetap bermain di level kompetitif.
Rekam Jejak Karier 19 Tahun di Lapangan
Smalling bukan nama sembarangan di sepak bola Inggris. Perjalanan profesionalnya sudah berjalan 19 tahun dan dimulai dari klub non-liga Maidstone, titik awal yang jauh dari sorotan. Dari sana ia menapaki tangga karier hingga akhirnya menembus panggung besar.
Fulham menjadi klub Liga Premier pertamanya sebelum Manchester United merekrutnya. Bersama United, ia meraih lima trofi besar, termasuk dua gelar Premier League, pencapaian yang menegaskan kualitasnya sebagai bek tengah di level tertinggi.
Setelah meninggalkan Old Trafford, Smalling melanjutkan karier di Roma. Bersama klub Italia itu, ia menjuarai Uefa Conference League 2022 di bawah asuhan Jose Mourinho. Di level internasional, ia juga mencatatkan 31 penampilan untuk tim nasional Inggris.
- Maidstone – titik awal karier profesional di level non-liga
- Fulham – pintu masuk ke kompetisi Liga Premier
- Manchester United – lima trofi besar, termasuk dua gelar liga
- Roma – juara Uefa Conference League 2022
- Tim nasional Inggris – 31 caps
Dampak bagi Porto dan Peluang Smalling
Bagi Porto, kehadiran Smalling berpotensi menambah kedalaman di lini pertahanan sekaligus menghadirkan sosok berpengalaman di ruang ganti. Seorang bek yang pernah merasakan tekanan Liga Champions dan kompetisi domestik Inggris bisa menjadi mentor bagi pemain muda di skuad.
Dari sisi Smalling, kepindahan ini menjadi cara untuk memperpanjang karier di level yang masih kompetitif. Ia belum menunjukkan tanda-tanda ingin pensiun, dan bermain di klub yang rutin tampil di Eropa tentu lebih menarik ketimbang menganggur lebih lama tanpa klub.
Namun, usia 36 tahun menuntut penyesuaian, terutama pada intensitas dan gaya bermain yang lebih cepat. Porto juga biasanya menuntut standar tinggi dari setiap pemain, sehingga kesiapan fisik Smalling akan menjadi pertimbangan penting sebelum kesepakatan benar-benar final.
Latar Persaingan di Liga Portugal dan Eropa
Porto sedang dalam momentum positif di kompetisi domestik. Mereka menyapu bersih tujuh laga liga musim ini dan sudah unggul lima poin atas Benfica yang menempati posisi kedua. Catatan itu menunjukkan skuad asuhan Francesco Farioli tampil konsisten sejak awal musim.
Meski demikian, kiprah di Eropa menjadi cerita berbeda. Porto kalah di kandang saat menghadapi Manchester City pada laga pembuka Liga Champions, hasil yang memperlihatkan jarak kualitas di level elite. Karena itu, penambahan pemain berpengalaman seperti Smalling bisa dianggap sebagai upaya menambal kelemahan di lini belakang.
Jika transfer ini terwujud, Smalling akan mengikuti jejak sejumlah pemain senior yang memilih Liga Portugal sebagai tempat melanjutkan karier. Liga ini dikenal memberi ruang bagi pemain berpengalaman untuk tetap tampil reguler, sekaligus menjadi panggung bagi klub-klub besar seperti Porto, Benfica, dan Sporting untuk bersaing di kompetisi Eropa.
Yang Perlu Ditunggu Selanjutnya
Semua masih bergantung pada hasil negosiasi yang sedang berjalan. Selama belum ada pengumuman resmi, peluang Smalling merapat ke Porto tetap bersifat kemungkinan, bukan kepastian. Penggemar tentu menantikan kabar lanjutan dalam waktu dekat.
Yang jelas, negosiasi yang sudah disebut berada di tahap lanjut menandakan kedua pihak memiliki minat yang sama. Bagi Smalling, ini kesempatan memperpanjang perjalanan panjangnya di sepak bola profesional. Bagi Porto, ini peluang menambah pengalaman di skuad yang sedang mengejar gelar.
Kisah Chris Smalling ke Porto masih menyisakan tanda tanya, tetapi arahnya kian terang. Sang bek berusia 36 tahun ingin terus bermain, dan Porto tampaknya menjadi tempat yang paling masuk akal untuk mewujudkan hal itu. Semua akan terjawab begitu ada pengumuman resmi dari klub.








