Tekanan juara Premier League sudah mulai dirasakan Mikel Arteta meski Arsenal baru menjalani dua pertandingan pada musim 2026-27. Manajer asal Spanyol itu mengaku timnya wajib memetik poin penuh di setiap laga sejak awal musim. Perasaan tersebut muncul setelah The Gunners meraih kemenangan kedua secara beruntun.
Arsenal mempertahankan rekor 100 persen di awal musim dengan menaklukkan Aston Villa 1-0 di Villa Park, Senin (31/8/2026). Gol semata wayang dicetak Bukayo Saka pada babak kedua. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Arsenal dalam usaha mempertahankan gelar juara Premier League musim ini.
Tekanan Juara Premier League Langsung Terasa
Arteta mengaku perasaan tertekan itu memang sudah menyertainya sejak kick-off musim ini. Padahal, ajang Premier League baru berjalan dua pekan bagi Arsenal. Namun, baginya, tekanan juara Premier League mengharuskan timnya tampil maksimal di setiap pekan.
“Kami berada di pertandingan kedua dan rasanya seperti, ‘kami harus memenangkan laga ini!’,” ujar Arteta kepada Sky Sports usai laga. “Kami tahu musim lalu juga seperti itu. Kami tahu level persaingan dan betapa sulitnya setiap tim meraih poin di liga ini.” Karena itu, Arteta meminta para pemainnya tetap bangga dengan kemenangan yang diraih.
Arteta juga memberikan apresiasi khusus kepada seluruh skuad atas kerja keras yang ditunjukkan. Ia menyebut penampilan timnya kali ini sangat kolektif. “Itu adalah penampilan skuad yang hebat, karena ketika sebelas pemain saja tidak cukup, para pemain pengganti datang dan melakukan pekerjaan luar biasa untuk menyelesaikan pertandingan,” ungkapnya.
Kemenangan 1-0 atas Aston Villa yang Penuh Makna
Gol Bukayo Saka pada babak kedua menjadi pembeda dalam lawatan Arsenal ke Villa Park. Dengan hasil ini, The Gunners mengoleksi enam poin sempurna dari dua laga awal Premier League 2026-27. Kemenangan ini juga membuktikan bahwa Arsenal mampu tampil efektif, meski tidak mendominasi jalannya pertandingan.
Catatan statistik menunjukkan konsistensi Arsenal di awal musim. Ini adalah ketujuh kalinya dalam delapan musim terakhir Arsenal memenangi dua laga pembuka Premier League. Bahkan, catatan tersebut tercipta lima kali beruntun dalam lima musim terakhir.
Menariknya, kemenangan 1-0 atas Villa menjadi yang ke-14 bagi Arsenal di Premier League dalam tiga musim terakhir. Jumlah tersebut enam lebih banyak dibandingkan klub mana pun dalam periode yang sama. Gaya bermain pragmatis racikan Arteta terbukti efektif dalam mengamankan tiga poin.
Benteng Pertahanan Arsenal Kembali Menjadi Pembeda
Kunci kemenangan Arsenal atas Aston Villa adalah solidnya lini pertahanan. Sepanjang laga, The Gunners tidak memberikan satu pun peluang tembakan tepat sasaran kepada tuan rumah. Ini menegaskan kedisiplinan bertahan yang sudah menjadi identitas tim asuhan Arteta.
Catatan tanpa kebobolan shot on target ini merupakan yang ke-16 bagi Arsenal dalam lima musim terakhir. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Liverpool yang berada di urutan kedua dengan delapan kali. Artinya, lini belakang Arsenal memang berada di level elite Premier League.
Pada dua pekan pertama musim 2026-27, pertahanan Arsenal juga menjadi yang terbaik di liga. Arsenal menghadapi jumlah tembakan paling sedikit (11), kebobolan shot on target paling sedikit (satu), dan mencatat expected goals (xG) lawan terendah (0,52) dibandingkan tim mana pun. Ini menjadi sinyal yang sangat menjanjikan untuk perburuan gelar.
Persaingan Ketat di Puncak Klasemen
Arsenal tidak sendirian di puncak klasemen Premier League musim ini. Manchester City, Chelsea, dan tim promosi Hull City juga mengoleksi poin maksimal setelah dua laga. Arteta sadar betul bahwa persaingan memperebutkan gelar akan berlangsung ketat sejak awal.
Kondisi ini membuat setiap kemenangan menjadi semakin berharga, bahkan di pekan-pekan awal musim. Kehilangan poin di fase pembuka berpotensi menjadi bumerang ketika persaingan memasuki tahap krusial. Kehadiran Hull City di antara tim-tim besar juga menjadi pengingat bahwa tim promosi tidak boleh diremehkan.
Kemenangan atas Villa juga terasa istimewa karena musim lalu Arsenal sempat tumbang di tempat yang sama dengan cara menyakitkan. “Musim lalu kami kalah di sini dengan cara yang sangat sulit, lewat tendangan terakhir pertandingan, dan itu masih terasa di perut,” kenang Arteta. Kini, kenangan pahit tersebut berhasil terbalas dengan tiga poin penuh.
Pencapaian Baru Arteta di Premier League
Di balik kemenangan ini, ada pencapaian pribadi yang membanggakan bagi Arteta. Ia kini menjadi orang kedua dalam sejarah Premier League yang mencatatkan minimal 250 laga sebagai pemain sekaligus manajer. Arteta memiliki 284 penampilan sebagai pemain dan 250 laga sebagai manajer, menyamai langkah Mark Hughes yang punya 297 laga sebagai pemain dan 466 sebagai manajer.
Selain itu, Arteta menjadi manajer ke-10 dalam sejarah Premier League yang menangani minimal 250 pertandingan bersama satu klub. Catatan persentase kemenangannya juga impresif, yakni 60,4 persen dari 151 kemenangan, 48 hasil imbang, dan 51 kekalahan. Angka tersebut menempatkannya di jajaran pelatih elite kompetisi ini.
Hanya tiga manajer yang membukukan persentase kemenangan lebih baik dari Arteta dalam minimal 250 laga, yaitu Pep Guardiola (70,8 persen), Alex Ferguson (65,2 persen), dan Jurgen Klopp (62,6 persen). Arteta kini sejajar dengan nama-nama terbaik dalam sejarah Premier League. Ini menjadi bukti nyata perkembangan karier kepelatihannya sejak menukangi Arsenal.
Arteta Angkat Bicara soal Julian Alvarez dan Bursa Transfer
Jelang penutupan bursa transfer musim panas, Arsenal dikaitkan dengan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez. Namun, Arteta enggan berkomentar banyak mengenai isu tersebut. Ia memilih menyerahkan urusan transfer kepada petinggi klub yang berwenang.
“Saya tidak tahu. Itu untuk orang-orang di lantai atas,” jawab Arteta ketika ditanya langsung soal Alvarez. “Saya sudah tidak terhubung dengan hal itu selama sehari karena saya tidak ingin hal-hal tersebut mengganggu fokus saya. Fokus saya harus tertuju pada pertandingan.”
Arteta menegaskan bahwa klub memiliki orang-orang yang tepat untuk menangani bursa transfer. “Kami punya orang-orang yang tepat di klub untuk mengurus itu,” pungkasnya. Ia pun memilih berkonsentrasi penuh pada persiapan tim di lapangan.
Kemenangan atas Aston Villa menjadi awal yang ideal bagi Arsenal dalam misi mempertahankan gelar juara Premier League. Dengan pertahanan yang kokoh, start yang konsisten, dan rekor pribadi Arteta yang terus meningkat, The Gunners menunjukkan kesiapan bersaing di papan atas. Semua elemen itu menjadi modal berharga menghadapi laga-laga berikutnya.
Meski persaingan masih panjang dan banyak klub lain yang juga tampil apik, Arsenal punya alasan kuat untuk percaya diri. Tekanan juara Premier League memang sudah terasa sejak dini, tetapi tim asuhan Arteta tampak matang menghadapinya. Kini, semua mata tertuju pada konsistensi Arsenal dalam menjalani sisa musim.
