slot paten

Ruben Amorim Tak Merasa Apa-apa untuk Manchester United

Ruben Amorim mengaku tidak merasakan apa-apa terhadap Manchester United setelah sukses membawa AC Milan mengalahkan mantan klubnya itu dalam laga persahabatan. Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa perasaannya terhadap klub Inggris tersebut sudah benar-benar hilang sejak ia resmi menangani Milan. Pernyataan ini sekaligus menandai babak baru dalam karier kepelatihannya setelah meninggalkan Old Trafford dengan cara yang kurang menyenangkan.

Pertandingan yang berlangsung di Wroclaw, Polandia, pada Sabtu lalu itu menjadi pertemuan pertama Amorim dengan Manchester United sejak ia didepak dari Old Trafford pada Januari. Meski mengaku tetap menghormati klub lamanya, Amorim mengatakan bahwa kini seluruh fokus dan hatinya hanya tertuju pada tantangan baru bersama AC Milan. Ia juga tidak ingin larut dalam kenangan lama dan lebih memilih menyambut masa depan yang sudah menantinya di Serie A.

AC Milan Bantai Manchester United 4-2 di Laga Pramusim

AC Milan sukses mengalahkan Manchester United dengan skor telak 4-2 dalam laga persahabatan yang digelar di Wroclaw, Polandia, pada Sabtu lalu. Empat gol kemenangan Rossoneri masing-masing dicetak oleh Samuel Chukwueze, Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek. Hasil ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Milan menjelang dimulainya kompetisi resmi musim ini.

Bagi Amorim, kemenangan ini bukan sekadar hasil positif di pramusim, melainkan juga ajang pembuktian bahwa tim asuhannya mampu tampil kompetitif melawan lawan sekelas Manchester United. Ia mengaku laga ini terasa spesial karena kembali berhadapan dengan klub yang pernah diasuhnya. Namun, ia menegaskan tidak ada perasaan khusus yang tersisa untuk mantan klubnya tersebut selain kebanggaan dan rasa hormat.

Kronologi Ruben Amorim: Dari Old Trafford ke San Siro

Perjalanan Ruben Amorim bersama Manchester United berakhir pahit pada Januari lalu ketika manajemen klub memutuskan untuk memecatnya. Sebelum dipecat, ia sempat menangani The Red Devils dalam musim yang penuh kesulitan, termasuk finis di peringkat ke-15 klasemen Premier League 2024-25 — pencapaian terburuk dalam sejarah Manchester United di era Premier League. Selain itu, ia juga harus menelan kekalahan dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa yang membuat musim pertamanya semakin mengecewakan.

Tak berselang lama setelah kepergiannya dari Manchester, Amorim mendapat kepercayaan besar dari AC Milan. Ia resmi bergabung dengan Rossoneri pada bulan lalu dan langsung dipercaya untuk membangun kembali kekuatan tim yang bermarkas di San Siro tersebut. Pertemuan dengan Manchester United di laga pramusim ini pun menjadi momen pertama kalinya ia berhadapan dengan mantan timnya sejak meninggalkan Old Trafford.

Catatan Statistik Buruk Ruben Amorim di Manchester United

Jika melihat angka-angka di balik masa kepelatihan Ruben Amorim di Manchester United, wajar jika ia tidak ingin berlama-lama mengenang periode tersebut. Selama menangani tim asal kota Manchester itu, Amorim mencatatkan sejumlah statistik terburuk dalam sejarah klub di Premier League. Catatan-catatan ini menjadi gambaran bet

Exit mobile version