slot paten

Idrissa Gueye Resmi Gabung Al-Diriyah Klub Liga Saudi

Idrissa Gueye resmi bergabung dengan Al-Diriyah, klub promosi yang kini berkompetisi di Saudi Pro League, dengan status bebas transfer. Kepindahan ini terjadi tak lama setelah ia meninggalkan Everton, yang gagal mencapai kesepakatan soal perpanjangan kontrak. Kini, gelandang berusia 36 tahun asal Senegal itu siap mengawali petualangan baru di kasta tertinggi Liga Arab Saudi.

Al-Diriyah sendiri baru saja meraih promosi ke Saudi Pro League pada akhir musim lalu. Kehadiran Gueye menjadikannya pemain senior kedua yang direkrut klub tersebut pada musim panas ini, setelah Chancel Mbemba. Ambisi untuk tampil kompetitif sejak musim debut pun kian terlihat jelas.

Gueye Gabung Al-Diriyah dengan Status Bebas Transfer

Proses berpisahnya Gueye dengan Everton sejatinya sudah berlangsung sebelum bursa transfer musim panas dibuka. Everton gagal mencapai kesepakatan dengan sang pemain terkait kontrak baru, sehingga kedua belah pihak memilih berpisah. Alhasil, Gueye berstatus bebas transfer dan memiliki kebebasan menentukan klub tujuannya tanpa biaya kompensasi.

Keputusan memilih Al-Diriyah tentu bukan tanpa pertimbangan matang. Klub tersebut sedang dalam fase membangun skuad setelah promosi, dan pengalaman Gueye di kancah Eropa menjadi aset yang sangat berharga. Ia diharapkan tidak hanya menjadi pengatur ritme permainan, tetapi juga pemimpin di lini tengah tim promosi tersebut.

Perjalanan Karier Gueye Sebelum Merapat ke Al-Diriyah

Gueye bukan wajah baru di pentas sepak bola Eropa. Ia pertama kali bergabung dengan Everton pada 2016 dari Aston Villa, dan langsung menjadi pilihan utama di lini tengah The Toffees. Pada periode pertama tersebut, ia mencatatkan 108 penampilan dalam tiga musim sebelum pindah ke Paris Saint-Germain pada 2019.

Bersama PSG, Gueye tampil sebanyak 111 kali dan makin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik. Ia juga merupakan pemain internasional Senegal yang pernah tampil di Piala Dunia. Pada 2022, ia kembali ke Everton dan kembali menjadi tumpuan lini tengah hingga akhirnya hengkang pada musim panas ini.

Secara keseluruhan, dua periode kebersamaan Gueye dengan Everton membentang selama tujuh tahun. Pada periode keduanya, ia mencatatkan 128 penampilan dan menjadi salah satu pemain paling sering dimainkan klub. Faktanya, hanya tiga pemain Everton lain yang tampil lebih banyak darinya dalam empat musim terakhir.

Statistik Impresif Gueye di Musim 2024-25

Musim lalu menjadi bukti bahwa usia tidak mengurangi ketajaman Gueye di lapangan. Ia tercatat sebagai pemain nomor satu di lima liga top Eropa untuk kategori tekel pada musim 2024-25. Jumlahnya mencapai 133 tekel yang dicoba dan 80 tekel sukses, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk pemain seusianya.

Catatan itu sejalan dengan kontribusinya selama periode kedua bersama Everton. Gueye memimpin tim dalam berbagai kategori defensif utama, sekaligus menjadi penyaring serangan lawan yang paling diandalkan. Berikut rincian statistiknya:

Kehilangan pemain dengan kontribusi sebesar ini jelas menjadi pekerjaan rumah bagi Everton. Di sisi lain, Al-Diriyah mendapatkan sosok yang terbukti tangguh di level tertinggi. Dengan profil seperti ini, ia bisa menjadi fondasi yang kokoh di lini tengah tim promosi tersebut.

Al-Diriyah Masih Mengincar Malcom dari Al-Hilal

Langkah Al-Diriyah memperkuat skuad rupanya tidak berhenti pada Gueye. Klub tersebut dikabarkan sedang menjalin pembicaraan untuk mendatangkan Malcom dari Al-Hilal. Jika negosiasi membuahkan hasil, Al-Diriyah akan memiliki tambahan daya serang yang sangat potensial.

Malcom bukan pemain kaleng-kaleng di kompetisi Arab Saudi. Winger asal Brasil itu telah mencatatkan 57 keterlibatan gol di Saudi Pro League. Sejak bergabung dengan Al-Hilal pada 2023, hanya Riyad Mahrez (266) yang menciptakan peluang lebih banyak daripada Malcom (219) di kompetisi tersebut.

Efek Domino Transfer: Al-Hilal Berpotensi Incar Ndiaye

Kepergian Malcom dari Al-Hilal berpotensi memicu rantai perpindahan pemain. Jika kesepakatan dengan Al-Diriyah terwujud, Al-Hilal dikabarkan akan mengalihkan incaran ke Iliman Ndiaye, mantan rekan setim Gueye di Everton. Everton sendiri dilaporkan menilai Ndiaye dengan banderol sekitar 70 juta poundsterling.

Sementara itu, Everton juga tengah bergerak aktif di bursa transfer. The Toffees dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Crystal Palace untuk memboyong Brennan Johnson, dengan Dwight McNeil berpotensi menjadi bagian dari kesepakatan. Artinya, musim panas ini masih akan diramaikan oleh sejumlah pergerakan besar, baik dari klub Saudi maupun klub Premier League.

Kepindahan Gueye ke Al-Diriyah membuka babak baru bagi karier pemain yang telah malang melintang di Eropa. Ia datang dengan segudang pengalaman, statistik yang mengesankan, serta status sebagai pemain senior yang siap memimpin tim. Kini, perhatian publik akan tertuju pada bagaimana ia beradaptasi dengan sepak bola Arab Saudi.

Di sisi lain, kepergiannya meninggalkan lubang di lini tengah Everton yang harus segera diisi. Potensi transfer Malcom dan Ndiaye juga akan menjadi kelanjutan cerita bursa musim panas yang kian menarik untuk diikuti. Yang jelas, langkah berani Al-Diriyah merekrut nama-nama besar menandakan persaingan di Liga Arab Saudi semakin ketat.

Exit mobile version